Efek samping apa yang dapat dialami karena Paracetamol (Acetaminophen)?
Hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter secepatnya apabila Anda mengalami efek samping paracetamol yang tergolong serius, seperti:
- Mual, sakit perut bagian atas, gatal-gatal, kehilangan nafsu makan
- Urin berwarna gelap, feses berwarna pucat
- Kuning pada kulit dan mata
Tidak semua orang mengalami efek samping di atas. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.
Pencegahan & Peringatan
Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Paracetamol (Acetaminophen)?
Pada saat memutuskan untuk menggunakan obat, risiko dan manfaat dari obat harus dipertimbangkan. Ini adalah keputusan bersama dari Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, hal-hal berikut harus dipertimbangkan:
Alergi
Beritahu dokter apabila Anda pernah mengalami reaksi tidak biasa atau reaksi alergi terhadap obat ini atau obat lain. Beritahu penyedia layanan kesehatan Anda apabila Anda memiliki alergi lain seperti alergi makanan, pewarna makanan, pengawet, atau hewan. Untuk produk non-resep, baca komposisi pada label atau kemasan dengan baik.
Anak-anak
Penelitian yang telah dilakukan hingga hari ini belum menunjukkan masalah spesifik yang membatasi kegunaan acetaminophen pada anak-anak. Meskipun demikian, jangan berikan produk nonresep pada anak-anak di bawah 2 tahun kecuali apabila dianjurkan oleh dokter.
Lansia
Penelitian yang telah dilakukan hingga hari ini belum menunjukkan masalah spesifik yang membatasi kegunaan acetaminophen pada lansia.
Apakah Paracetamol (Acetaminophen) aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan paracetamol pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (mungkin berisiko) menurut US Food and Drugs Administration (FDA)
Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :
- A= Tidak berisiko
- B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
- C=Mungkin berisiko
- D=Ada bukti positif dari risiko
- X=Kontraindikasi
- N=Tidak diketahui
Interaksi
Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Paracetamol (Acetaminophen)?
Penggunaan obat ini dengan obat-obat yang terlampir di bawah umumnya tidak direkomendasikan, namun mungkin dibutuhkan pada beberapa kasus. Apabila kedua obat diresepkan bersamaan, dokter Anda mungkin akan mengganti dosisnya atau seberapa sering penggunaan obat satu atau lainnya.
Penggunaan obat ini dengan obat-obatan yang terlampir di bawah dapat menyebabkan peningkatan risiko dari beberapa efek samping tertentu, namun penggunaan kedua obat mungkin dapat menjadi pengobatan terbaik untuk Anda. Apabila kedua obat-obatan diresepkan bersama, dokter Anda mungkin akan mengganti dosisnya atau seberapa sering penggunaan obat satu dan yang lainnya.
- Acenocoumarol
- Carbamazepine
- Fosphenytoin
- Lixisenatide
- Phenytoin
- Warfarin
- Zidovudine
Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Paracetamol (Acetaminophen)?
Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.
Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Paracetamol (Acetaminophen)?
Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:
- Penyalahgunaan alkohol, atau riwayat penyalahgunaan alkohol
- Penyakit ginjal parah
- Penyakit hati (termasuk hepatitis)—dapat menyebabkan efek samping menjadi lebih parah
- Phenylketonuria (PKU)—beberapa merek acetaminophen mengandung aspartam, yang dapat menyebabkan kondisi ini lebih parah