Bulking vs. Cutting: Yuk, Ketahui Perbedaannya!

sfidn.com - Bulking dan cutting adalah strategi yang digunakan untuk mendapatkan otot ideal  lebih cepat. Jika tujuan Anda berolahraga adalah membangun otot, menghilangkan lemak, atau keduanya, Anda bisa memanfaatkan strategi bulking dan cutting.

Kedua istilah tersebut telah dikenal di dunia fitness. Bulking dan cutting memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk tubuh ideal, namun cara yang dilakukan tentunya berbeda. Sebelum melakukan salah satu strategi tersebut, sebaiknya Anda mengetahui perbedaan dua cara pembentukan tubuh ideal tersebut. 

 

Apa Perbedaan Bulking dan Cutting?

 

Bulking 

 

sfidn-teknik-bulking

 

Bulking adalah strategi yang dilakukan untuk menambah massa otot tanpa menambah massa lemak. Bulking sering dilakukan oleh orang berbadan kurus atau memiliki tipe ectomorph. Bulking juga biasa dilakukan oleh orang orang bertubuh normal, dengan kata lain tidak terlalu kurus. Namun, masih banyak orang yang kurang tepat dalam mengartikan teknik ini.

Para bodybuilder pemula cenderung berpikir bahwa teknik bulking hanya mengutamakan penambahan berat badan. Oleh karena itu, mereka bebas mengonsumsi makanan apa pun. Hal itu justru akan membuat otot dan berat tubuh tak seimbang.

Teknik bulking dapat dilakukan dengan menciptakan surplus kalori dengan mengonsumsi asupan berkualitas. Teknik ini cocok bagi Anda para pemula dalam olahraga fitness yang belum memiliki berat badan ideal. Dalam teknik bulking, Anda perlu mengurangi asupan lemak jenuh dan perbanyak konsumsi lemak tak jenuh.

Saat menjalani teknik bulking, pastikan Anda mengimbanginya dengan latihan dan beristirahat cukup, sekitar 7-8 jam sehari. Fokuslah pada jenis latihan yang sesuai dengan target pembentukan otot, seperti latihan otot bahu, kaki, punggung, maupun dada.

Selain melakukan latihan pembentukan otot, Anda juga dapat melakukan gerakan kardio untuk mencegah penimbunan lemak tubuh.

Biasanya, tingkat kecepatan Anda untuk membentuk massa otot bergantung pada pola hidup, jenis latihan, diet, dan genetik Anda. Tubuh manusia tidak dapat memperoleh massa otot dalam waktu yang singkat, seperti seminggu atau sebulan. Biasanya, otot yang terbentuk adalah sekitar 0,9-1 kg per bulan. Namun, hal ini juga bergantung pada genetik tiap-tiap orang.

Ada dua metode utama dalam teknik bulking, yaitu clean bulking dan dirty bulking.

--- Related Article ---

Biasanya, dirty bulking dilakukan oleh para bodybuilder profesional yang tidak sedang mengikuti kontes atau kejuaraan tertentu. Dirty bulking menuntut Anda untuk meningkatkan asupan kalori dengan agresif. Teknik ini umumnya diiringi dengan latihan intensitas tinggi. Selain itu, saat menjalani teknik bulking, Anda juga dapat menambahkan asupan suplemen berkalori tinggi atau gainer untuk mencapai kalori surplus sehingga massa otot meningkat. Dirty bulking akan membuat lengan, dada, dan bahu Anda terlihat lebih besar. Perut Anda pun tidak akan terbentuk sixpack, namun tetap berotot.

Lain halnya dengan dirty bulking, dalam teknik clean bulking pola makan lebih teratur, yaitu dengan konsumsi makanan bernutrisi dan rendah lemak. Program ini cocok untuk para bodybuilder yang ingin membentuk otot lebih ideal atau yang ingin mempertahankan ototnya. Setelah menjalankan teknik clean bulking, otot Anda akan terlihat kering sehingga perut Anda akan terlihat sixpack.

 

Cutting

 

sfidn-teknik-cutting

 

Cutting adalah teknik membentuk tubuh ideal dengan mengonsumsi kalori yang lebih sedikit atau berolahraga lebih banyak sehingga tubuh menggunakan simpanan lemak dan tidak menyimpan kalori atau energi sebagai lemak tubuh. Dengan kata lain, cutting adalah pemangkasan lemak dalam tubuh. Cutting dinilai lebih efektif dan aman untuk membentuk otot dibandingkan bulking.

Untuk atlet angkat besi atau binaragawan, biasanya diperlukan waktu sekitar empat bulan untuk memotong lemak tubuh. Latihan yang ditingkatkan juga dapat memotong lemak lebih cepat. Namun, hal itu bergantung pada lemak yang dimiliki. Jika Anda pemula, awali dengan menghilangkan 1 kg lemak per minggu.

Secara sederhana, teknik cutting dapat diartikan sebagai pengencangan atau pengeringan otot. Pada saat Anda memiliki berat badan melebihi normal, cara menyeimbangkannya adalah dengan menurunkan berat dan membentuk otot. Otot manusia mengandung lemak sehingga dapat dikatakan basa. Jika berat badan Anda sudah di atas normal, pilihlah teknik cutting.

Bulking dan cutting juga berbeda pada jumlah pengulangan dan beban latihan yang dilakukan. Saat menjalankan teknik cutting, Anda dapat menambah repetisi dan mengurangi beban tubuh. Lain halnya dengan cutting, saat bulking Anda lebih mengutamakan bobot beban dibandingkan jumlah repetisinya. Latihan dalam teknik cutting bisa dilakukan dengan beban ringan atau sedang. Hindari menggunakan beban terlalu berat karena tujuan cutting adalah meringankan otot.

Tags:
#Bulking  #Cutting  #bodybuilder 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article

SFIDN Forum
Kandungan Nutrisi Ikan Air Tawar VS Ikan Air laut

April 26, 2019

Posted By: FM.Ibnu Ismail

2 Pelajaran Penting yang Bisa Dicuri dari Para Binaragwan

March 28, 2019

Posted By: FM.Ibnu Ismail