sfidn - Mengenal Sistem Otot dan Fungsinya Bagi Tubuh

Mengenal Sistem Otot dan Fungsinya Bagi Tubuh

sfidn.comMuscular system atau sistem otot merupakan suatu hal yang kompleks dan vital bagi tubuh manusia. Sistem otot ini berperan dalam setiap tindakan yang manusia lakukan, baik saat sadar maupun tidak sadar. Karena itulah, sistem otot terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu otot polos (smooth muscle), otot jantung (cardiac muscle), dan otot rangka (skeletal muscle). Jenis otot yang terdapat di sistem otot ini pun memiliki perannya masing-masing dalam menjalankan fungsi tubuh. Untuk mengetahui lebih lanjut, artikel berikut ini akan membahas tentang sistem otot tubuh, meliputi jenis-jenis otot dan bagaimana otot-otot ini menjalankan fungsinya untuk tubuh.

Jenis Otot pada Tubuh

Seperti disebutkan sebelumnya, manusia memiliki lebih dari 600 otot yang berperan dalam menjalankan setiap fungsi tubuh, seperti berjalan, berbicara, duduk, hingga bernafas. Otot-otot ini masuk ke dalam sistem otot tubuh dan terbagi menjadi tiga jenis, yakni otot polos (smooth muscle), otot jantung (cardiac muscle), dan otot rangka (skeletal muscle),

  • Otot Polos (Smooth Muscle). Otot polos atau sering juga disebut sebagai otot visceral merupakan otot halus yang ditemukan di dinding organ dalam, seperti pembuluh darah, saluran pencernaan, hingga saluran pernapasan. Sel otot polos ini berbentuk gelendong dan memiliki satu inti sel di tengah. Otot polos bekerja secara tidak sadar dan tidak dapat dikendalikan oleh tubuh. Otot ini pun berkontraksi secara perlahan dan ritmis. Meski tidak sekuat jaringan otot rangka dan otot jantung, otot polos berperan penting dalam menggerakkan makanan di sepanjang saluran pencernaan hingga menjaga sirkulasi darah melalui pembuluh darah.

  • Otot Jantung (Cardiac Muscle). Sesuai namanya, otot jantung merupakan otot yang hanya ditemukan di jantung. Sama seperti otot polos, otot jantung juga bekerja secara tidak sadar. Otot jantung bertanggung jawab dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Otot jantung pun merangsang kontraksinya sendiri yang akhirnya menghasilkan detak jantung. Karena itulah, otot jantung bekerja secara otomatis dan terus menerus, tidak seperti jaringan otot lain.

  • Otot Rangka (Skeletal Muscle). Terdapat lebih dari 600 otot rangka pada tubuh yang membentuk sekitar 40 persen dari berat tubuh manusia. Sesuai namanya, jenis otot ini menutupi kerangka tubuh dan melekat pada tulang. Karena itulah, otot rangka atau yang juga sering disebut sebagai otot lurik merupakan satu-satunya jaringan otot yang dapat dikendalikan oleh manusia. Dalam artian, setiap gerakan yang dilakukan manusia secara sadar merupakan hasil kontraksi otot rangka yang menyebabkan pergerakan tulang. Jadi, setiap gerakan yang dilakukan manusia secara sadar, seperti berbicara, berjalan, dan menulis merupakan hasil kerja dari otot rangka. Selain itu, otot rangka juga berperan dalam menstabilkan sendi-sendi, mempertahankan postur, dan menghasilkan panas tubuh.

Fungsi Utama Sistem Otot Tubuh

Tubuh dapat berjalan karena adanya otot rangka. Tubuh dapat mencerna makanan karena adanya otot polos. Jantung pun dapat berdetak karena adanya otot jantung. Bahkan, jenis otot yang berbeda pun dapat bekerja secara bersamaan ketika melakukan aktivitas tertentu, seperti berlari yang menggerakkan otot rangka, otot jantung untuk berdetak lebih cepat, dan otot polos untuk bernafas lebih berat.

Maka dari itu, sistem otot tubuh yang terdiri dari beberapa jenis otot ini memiliki fungsinya masing-masing. Namun, secara garis besar, sistem otot tubuh memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:

  1. Mobilitas

Fungsi utama sistem otot yaitu memungkinkan adanya gerakan yang dilakukan oleh tubuh. Dalam menjalankan fungsi ini, tubuh terfokus pada kinerja otot rangka yang memang bertanggung jawab atas setiap gerakan dan dikendalikan oleh sistem saraf pusat. Ketika mulai berkontraksi, otot akan berkontribusi dalam menciptakan gerakan, baik kasar maupun halus. Gerakan kotor ini mengacu pada gerakan besar yang terkoordinasi, seperti berlari, berjalan, dan berenang. Sementara, gerakan halus melibatkan gerakan yang lebih kecil, seperti menulis dan berbicara.

  1. Stabilitas

Kelompok otot inti, seperti perut, punggung, dan pinggul, merupakan kelompok otot yang membantu dalam menjaga stabilitas tubuh saat beraktivitas. Tendon otot (kumpulan jaringan ikat berserat kuat sebagai penghubung jaringan otot dengan tulang) pun, berkontribusi dalam menggerakkan dan menjaga stabilitas sendi. Maka dari itu, semakin kuat otot inti dan tendon otot, maka akan semakin baik pula stabilitas tubuh.

  1. Postur

Otot rangka berperan dalam menjaga postur atau posisi yang benar ketika tubuh sedang duduk, berdiri, maupun beraktivitas. Postur tubuh yang baik bergantung pada otot yang lentur dan kuat. Sementara, otot yang kaku, lemah, dan tegang akan menghasilkan postur tubuh yang buruk. Postur tubuh yang buruk jika dilakukan dalam jangka waktu panjang pun dapat menyebabkan nyeri sendi dan otot.

  1. Sirkulasi

Seperti disebutkan sebelumnya, otot jantung berperan dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Kemudian otot polos di arteri dan vena melanjutkan untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Otot-otot ini akan meningkatkan sirkulasi aliran darah ketika tubuh membutuhkan lebih banyak oksigen maupun ketika tubuh kehilangan darah. Selain itu, otot-otot ini juga akan menjaga tekanan darah.

  1. Respirasi

Pernapasan melibatkan otot diafragma yang terletak di bawah paru-paru. Ketika berkontraksi, otot diafragma akan mendorong udara ke bawah dan membuat rongga dada lebih besar. Ketika itulah, paru-paru terisi oleh udara. Kemudian, ketika otot diafragma mengendur, udara keluar dari paru-paru. Selain otot diafragma, tubuh juga menggunakan kinerja otot lain, seperti saat berolahraga.

  1. Urinasi

Dalam menjalankan fungsi urinasi, otot rangka dan otot halus membentuk sistem kemih yang meliputi ginjal, kandung kemih, ureter, uretra, alat kelamin, dan prostat. Semua otot dalam sistem kemih ini bekerja sama agar tubuh dapat mengeluarkan urin. Ketika otot-otot ini kencang, tubuh dapat mengeluarkan urin. Sementara, saat otot-otot ini rileks, tubuh dapat menahan mengeluarkan urin.

  1. Pencernaan

Pencernaan dikendalikan oleh otot-otot halus yang ditemukan di sepanjang saluran pencernaan, mulai dari mulut, kerongkongan, perut, usus kecil dan besar, serta anus. Sistem pencernaan ini juga termasuk hati, pankreas, dan kantong empedu. Saat makanan masuk dari mulut, otot-otot polos berkontraksi dan mendorong makanan dari kerongkongan ke perut. Makanan pun akan dilanjutkan ke usus dan dikeluarkan melalui anus.

  1. Persalinan

Otot-otot halus juga ditemukan di dalam rahim. Selama kehamilan pun, otot-otot ini tumbuh dan meregang seiring janin yang berkembang. Kemudian, ketika melahirkan, otot-otot halus di rahim akan berkontraksi dan rileks untuk membantu mendorong bayi keluar melalui vagina.

 

--- Related Article ---
  1. Penglihatan

Soket mata terdiri dari enam otot rangka yang membantu dalam pergerakan mata. Otot-otot ini bekerja dengan cepat dan tepat sehingga memungkinkan mata untuk mempertahankan gambar dengan stabil, memindai area sekitar, hingga mengikuti objek yang bergerak. Maka dari itu, jika otot mata rusak, maka penglihatan juga akan rusak.

  1. Perlindungan organ

Seperti disebutkan di atas, otot-otot tubuh melekat pada tulang dan organ-organ dalam sehingga memiliki fungsi perlindungan. Otot juga mengurangi guncangan dan gesekan pada persendian.

  1. Pengaturan suhu badan

Fungsi sistem otot lainnya yang penting yaitu mempertahankan suhu tubuh agar normal. Seperti yang dilansir oleh Medical News Today, hampir 85 persen dari panas tubuh berasal dari kontraksi otot. Ketika panas tubuh turun di bawah level optimal, otot rangka meningkatkan aktivitasnya agar dapat menghasilkan panas. Mengigil merupakan salah satu contoh dari mekanisme ini. Otot-otot di pembuluh darah juga berkontraksi untuk mempertahankan suhu tubuh. Suhu tubuh pun dapat dibawa kembali ke kisaran normal melalui relaksasi otot polos di pembuluh darah. Mekanisme ini meningkatkan aliran darah dan melepaskan panas melalui kulit terlebih dahulu.

Kesimpulan

Sistem otot merupakan sesuatu yang kompleks dan vital bagi tubuh manusia. Otot berperan dalam setiap aktivitas manusia, mulai dari detak jantung, pernapasan, pencernaan, dan tindakan tubuh lainnya. Otot pun sama seperti bagian tubuh lain yang jika dilatih dan diberi makan teratur akan tumbuh dengan sehat. Namun, aktivitas fisik yang berat dan tidak diimbangi dengan pemulihan dapat menyebabkan sakit pada otot. Maka dari itu, penting bagi kita untuk memahami kondisi otot tubuh sendiri.

 

Referensi

  • Introduction to the muscular system. (n.d.). seer.cancer.gov/anatomy/muscular/

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/321617.php

  • https://www.livescience.com/26854-muscular-system-facts-functions-diseases.html

  • http://www.bbc.co.uk/science/humanbody/body/factfiles/skeletalsmoothandcardiac/heart_beat.shtml

  • https://www.healthline.com/health/functions-of-the-muscular-system

  • https://www.healthline.com/human-body-maps/muscular-system#1

  • https://kidshealth.org/en/kids/muscles.html

 


 
Tags:
#sistem otot tubuh  #fungsi otot  #muscular system 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article