sfidn - Waspada, Inilah Tanda jika Tubuh Anda Kelebihan Karbohidrat

Waspada, Inilah Tanda jika Tubuh Anda Kelebihan Karbohidrat

sfidn.com – Karbohidrat memang menjadi sumber energi utama bagi tubuh tetapi jika jumlahnya berlebihan maka dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh Anda secara permanen.

 

Waspada, Inilah Tanda jika Tubuh Anda Kelebihan Karbohidrat

Bagi masyarakat Indonesia dan di beberapa negara lainnya, mengonsumsi karbohidrat seperti halnya nasi adalah suatu keharusan karena kalau tidak, artinya kita belum benar-benar“makan”. 

Kebiasaan inilah yang akhirnya membuat sebagian besar orang bergantung pada pengonsumsian karbohidrat untuk membuat dirinya merasa “kenyang,” tanpa peduli jika asupan hariannya sudah terpenuhi. 

Hal seperti itu bisa berlangsung setiap hari. Jadi bayangkan berapa banyak karbohidrat yang terjebak di dalam tubuh tanpa bisa dibakar atau pun dikeluarkan.

Asupan karbohidrat per harinya yang direkomendasikan oleh Institute of medicine adalah sekitar 45% - 60 % dari kalori harian Anda.

Namun, faktanya, banyak orang yang mengonsumsi karbohidrat melebihi batas anjuran, yakni sekitar 70% - 80% atau lebih dari total kalori harian.

 

Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kelebihan Karbohidrat?

Penting untuk Anda ketahui bahwa karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan dipecah menjadi glukosa yang merupakan salah satu jenis gula. Reputasi gula bagi kesehatan tubuh tentu sudah ada pahami dengan baik. 

Kelebihan karbohidrat bukanlah hal yang bagus. Selain memengaruhi berat badan menjadi tidak ideal, hal ini akan berdampak pula pada kesehatan fisik dan mental.

Kira-kira empat dampak negatif inilah yang akan terjadi jika tubuh Anda kelebihan karbohidrat:

 

1. Kenaikan Berat Badan

Salah satu dampak negatif dari kelebihan karbohidrat adalah peningkatan berat badan yang sangat signifikan hingga membuat penderitanya mengalami obesitas.

Karbohidrat yang tidak mampu dibakar dan digunakan oleh tubuh untuk sumber energi akan disimpan sebagai lemak. 

Ketika kalori sudah berubah jadi lemak maka proses pembakarannya akan jauh lebih lama dan lebih sulit sehingga Anda tidak akan mudah untuk menurunkan berat badan kembali.

 

2. Penyakit Metabolisme

Kelebihan pengonsumsian karbohidrat, khususnya yang tinggi gula sederhana dapat meningkatkan risiko penyakit metabolisme, contohnya diabetes tipe 2. 

Tubuh yang kelebihan gula dapat mengalami resistensi insulin di mana sel-sel tubuh tidak merespons hormon insulin dengan baik sehingga kadar gula darah menjadi tinggi.

 

3. Masalah Pencernaan

Karbohidrat terbagi menjadi dua jenis, ada karbohidrat rendah serat dan tinggi serat. Jika keduanya dikonsumsi secara berlebihan maka akan menimbulkan masalah pencernaan yang berbeda, seperti sembelit atau diare.

Karbohidrat yang memiliki sedikit serat cenderung memperlambat proses pencernaan. Serat adalah komponen penting dalam makanan yang membantu melunakkan tinja dan mempromosikan pergerakan usus yang sehat. 

Jika karbohidrat yang Anda konsumsi rendah serat maka tinja bisa menjadi keras dan sulit untuk dikeluarkan yang akhirnya menyebabkan sembelit.

Namun, kelebihan karbohidrat tinggi serat dapat menyebabkan diare karena tinja terlalu lunak dan cepat keluar sebelum proses pengerasan berjalan sempurna.

 

4. Ketidakseimbangan Gula Darah

Karbohidrat yang berlebih di dalam tubuh bisa menyebabkan fluktuasi atau ketidakseimbangan gula darah yang ekstrem. Ini dapat menyebabkan hipoglikemia yang membuat Anda merasa gugup, cemas, lelah, lapar, gemetar, pusing, sulit berkonsentrasi hingga pingsan.

 

8 Tanda jika Tubuh Kelebihan Karbohidrat

Tubuh memiliki sistem luar biasa yang mampu memberikan sinyal atau tanda bahaya jika Anda sedang tidak baik-baik saja. Termasuk ketika jumlah karbohidrat di tubuh sudah berlebihan.

Berikut adalah delapan tanda jika tubuh Anda kelebihan karbohidrat:

 

1. Kenaikan Berat Badan yang Signifikan

Salah satu tanda yang paling mudah dikenali ketika Anda kelebihan karbohidrat adalah kenaikan berat badan yang signifikan.

 

2. Peningkatan Rasa Lapar

Makanan tinggi karbohidrat sederhana, terutama yang rendah serat, cenderung membuat Anda merasa lebih cepat lapar daripada yang seharusnya. Ini bisa mengarah pada kebiasaan makan berlebihan.

 

3. Merasa Lemah dan Lesu Meski Tidak Beraktivitas Fisik yang Intens

Fluktuasi gula darah yang drastis dapat membuat Anda merasa lemah dan lesu secara mendadak meskipun Anda sedang tidak beraktivitas fisik yang intens. Hal ini dapat memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup Anda.

 

4. Mengalami Masalah Pencernaan

Tanda berikutnya jika tubuh Anda kelebihan karbohidrat, yaitu terjadi perubahan dalam pola buang air besar, seperti sembelit atau diare yang terjadi cukup sering.

 

5. Perubahan Suasana Hati

Terjadi perubahan suasana hari secara tiba-tiba, seperti bahagia, marah, cemas, atau sedih dalam waktu singkat. Hal ini terjadi karena adanya fluktuasi gula darah yang begitu cepat.

 

6. Selalu Merasa Haus dan Sering Buang Air Kecil

Saat Anda merasa haus, belum tentu itu karena Anda mengalami dehidrasi. Bisa jadi karena tubuh Anda kelebihan karbohidrat.

Gula darah yang meningkat akan membuat Anda lebih haus dan ketika Anda minum banyak, Anda pun akan sering buang air kecil.

Meski demikian, minum air sangat bagus untuk menghidrasi aliran darah dan menghilangkan kelebihan gula melalui urin.

 

7. Gigi Berlubang

Karbohidrat yang ada di dalam tepung, roti, pasta, atau yang lainnya akan dipecah menjadi gula sederhana oleh air liur. 

Gula akan dimakan oleh bakteri dalam mulut hingga menghasilkan asam yang memengaruhi pH plak. Kondisi ini akan menyebabkan demineralisasi gigi dan memicu pembusukan hingga akhirnya membuat gigi Anda mudah berlubang.

 

8. Timbulnya Berbagai Masalah Kulit Wajah

Lonjakan insulin yang tajam akibat tubuh kelebihan karbohidrat akan menyebabkan peradangan pada kulit Anda. Hal ini membuat wajah terlihat lebih tua, berkerut, dan timbul banyak jerawat yang susah dihilangkan.

 

Tips Mengonsumsi Karbohidrat dengan Bijak

Meskipun ada risiko terkait dengan konsumsi berlebihan karbohidrat namun tidak berarti kita harus menghindarinya karena bagaimana pun, karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh.

Ada beberapa tips mengonsumsi karbohidrat dengan bijak, yaitu:

  • Pilih jenis karbohidrat kompleks agar Anda kenyang lebih lama
  • Penuhi asupan karbohidrat sesuai anjuran, yaitu 45% - 60 % dari kalori harian
  • Rutin Memantau Gula Darah
  • Lakukan Aktivitas Fisik untuk membantu mengatur kadar gula darah dan menjaga berat badan yang ideal


Penting untuk memahami tanda dan dampak dari kelebihan karbohidrat agar Anda dapat mengambil langkah yang tepat dan cepat untuk mengatasinya.

 

--- Related Article ---

 

Referensi: 

  • Health Shots, (2022), 10 signs your body can tell you that you’re consuming too many carbs
  • NDTV, (2022), 10 Signs You Might Be Consuming Too Many Carbs
     

 
Tags:
#karbohidrat sederhana  #Karbohidrat 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article