Tenis Lapangan: Sejarah, Peralatan, Aturan, dan Cara Bermain

sfidn.com — Tenis lapangan adalah permainan yang dimainkan di lapangan persegi panjang dengan berbagai variasi permukaan, termasuk rumput, rumput buatan, atau permukaan yang keras.

Jumlah pemainnya bisa 2 pemain (pertandingan tunggal putra atau putri), atau 4 pemain (pertandingan ganda putra, putri, atau campuran). 

Ini merupakan salah satu olahraga paling populer di dunia. 

Seperti apa sebenarnya olahraga tenis lapangan ini? Artikel berikut mengulas secara lengkap tentang sejarah, peralatan, aturan, dan cara bermain tenis lapangan.

Sejarah tenis lapangan

Tenis lapangan sudah dimainkan selama lebih dari 800 tahun. Lebih tepatnya, permainan ini diciptakan pada tahun 1870-an di Inggris sebagai olahraga di luar ruangan. 

Sejak itu, permainan tenis dijuluki sebagai "real tennis" di Inggris Raya dan Australia, "jeu de paume" di Prancis, dan "court tennis atau tenis lapangan" di AS. 

Awalnya, permainan ini adalah versi bola tangan, lalu dimainkan di gang-gang, halaman, dan jalan-jalan pedesaan di Prancis. Kemudian abad ke-15, ditemukanlah raket dan bentuk lapangan asimetris yang saat ini sudah distandarisasi.

Tenis lapangan menjadi olahraga favorit oleh hampir setiap Raja Inggris yang dimainkan di lapangan standar tertua – saat ini merupakan Istana Hampton Court di London luar, yang secara resmi dibangun pada tahun 1530. 

Seiring berjalannya waktu, tenis lapangan pun semakin menyebar ke negara-negara lainnya, termasuk Indonesia. 

Sejarah tenis lapangan di Indonesia dimulai pada tahun 1920-an, melalui sekolah-sekolah elit di zaman penjajahan Belanda yang memperkenalkan secara luas ke masyarakat.

Kemudian, pada tanggal 26 Desember 1935, terbentuklah organisasi tenis Indonesia yang disebut Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI), yang pertama kali digagas oleh Mr. Boedijanto Martoatmodjo sekaligus menjadi ketua PELTI pertama.

Peralatan yang diperlukan dalam tenis lapangan

1. Lapangan.

Ukuran panjang lapangan tenis sudah distandarisasi, yaitu 23,77 meter.

Namun, untuk lebarnya, disesuaikan dengan jenis permainan, apakah itu tunggal atau ganda. 

  • Untuk pertandingan tenis tunggal, lebar lapangan yang digunakan adalah 8,23 meter.
  • Untuk pertandingan tenis ganda, lebar lapangan yang digunakan adalah 10,97 meter

Adapun jarak garis servis lapangan adalah 6,4 meter dari net.

Selain ukuran, jenis lapangan tenis pun bervariasi, oleh ITF (The International Tennis Federation) dikelompokkan menjadi 4 yang utama, yaitu:

  • Lapangan rumput: jenis permukaan ini membuat permainan yang sangat cepat, dan umumnya bola memantul rendah. 
  • Lapangan tanah liat (terbuat dari serpih, batu atau bata yang dihancurkan): jenis permukaan ini memperlambat bola serta menghasilkan pantulan yang lambat dan tinggi.
  • Lapangan keras (terbuat dari bahan kaku yang seragam dengan lapisan permukaan akrilik): kecepatan bermain bergantung pada bahan permukaan yang digunakan. Umumnya, lebih cepat daripada permukaan tanah liat, tetapi tidak secepat ketika di permukaan rumput. Ini juga termasuk lapangan yang populer digunakan, karena memberikan pengalaman bermain yang merata dan menawarkan konsistensi yang lebih tinggi.
  • Rumput buatan: bola bergerak dengan cepat dan tetap rendah, tetapi pantulannya seimbang dan memberikan tingkat putaran yang konsisten.

Beberapa jenis lapangan tenis lainnya, yaitu permukaan karpet, beton, dan aspal.

2. Raket.

Sebagian besar raket tenis memiliki ukuran kepala sekitar 548-710 cm2

Sementara berat raketnya sendiri bervariasi tergantung pada usia dan jenis kelamin penggunanya, seperti:

  • Raket pria: dengan berat sekitar 310 gram.
  • Raket wanita: memiliki berat sekitar 300 gram.
  • Raket remaja putri: beratnya sekitar 290 gram.
  • Raket remaja putra: dengan berat sekitar 295 gram.
  • Raket anak: memiliki berat sekitar 250 gram.

3. Bola.

Bola yang digunakan disesuaikan dengan peraturan tenis lapangan, di antaranya:

  • Bola terbuat dari bahan karet yang dilapisi dengan bahan serabut berwarna hijau kekuningan.
  • Permukaan bola licin dan tidak ada jahitan.
  • Berat bola yang digunakan sekitar 56,70-58,48 gram.
  • Terdapat garis tengah penampang pada bola dengan ukuran 63,50-66,77 mm.
  • Kekuatan pantulan bola sekitar 1.346-1.473 mm dari lantai jika dijatuhkan dari ketinggian 2.450 mm.

4. Net.

Sama seperti permainan bulu tangkis, jaring atau net digunakan sebagai pembatas dua bagian lapangan, dengan ketentuan:

  • Terbuat dari benang berwarna hitam atau hijau tua.
  • Tinggi tiang penyangga net di sisi lapangan adalah 106,7 cm, dan tinggi net adalah 91,4 cm.
  • Jarak tiang net terpasang dari garis samping lapangan adalah 91,4 cm.

5. Sarana pendukung.

Selain lapangan, raket, bola, dan net, ada beberapa sarana lainnya untuk mendukung latihan Anda, termasuk pakaian olahraga dan sepatu olahraga.

Bila memungkinkan, pilihlah pakaian yang berbahan dry fit, alias mudah menyerap keringat, dan celana di atas lutut yang terbuat dari bahan parasut atau katun, plus ada kantong di sisinya.

Selain itu, pemilihan sepatu olahraga yang tepat juga perlu selama Anda memainkan tenis lapangan.

Jika Anda bermain di lapangan yang keras, gunakan sepatu yang solnya licin. Jika Anda bermain di lapangan rumput, gunakan sepatu yang solnya berpola atau bergelombang.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir risiko cedera selama latihan.

Aturan dan cara bermain tenis lapangan

Para pemain berdiri di sisi berlawanan dari jaring dan menggunakan raket bersenar untuk memukul bola maju mundur satu sama lain.

Setiap pemain atau tim memiliki kesempatan maksimal satu pantulan (bouncing) setelah bola dipukul oleh lawan, untuk mengembalikan bola melewati jaring dan tetap dalam batas-batas lapangan. 

Ketika seorang pemain gagal mengembalikan bola ke lapangan lawan dengan benar, maka lawan memenangkan 1 poin.

Adapun teknik dasar tenis lapangan yang harus Anda kuasai adalah:

  • Cara melakukan sikap siap (ready position).
  • Cara memegang raket, termasuk eastern grip, continental grip, western grip, dan semi western grip.
  • Cara memukul bola, termasuk servis, pukulan forehand dan backhand, serta pukulan volley.

Penilaian dalam olahraga tenis lapangan

Penentuan skor atau nilai dalam tenis lapangan terbagi menjadi 3, yaitu poin, games, dan set. 

Pemain dikatakan sebagai pemenang apabila berhasil mengungguli set dalam jumlah yang lebih banyak dari tim lawan.

Jumlah setnya pun bisa berbeda-beda, ada yang 3 set, 5 set, dan lainnya.

Nah, untuk bisa menjuarai 1 set, pemain harus memenangkan games dalam jumlah terbanyak. Misalnya, pemain berhasil mencetak skor 6, ini artinya pemain berhasil memenangkan 6 games dalam set tersebut.

Selanjutnya, untuk bisa menjuarai 1 game, pemain harus mendapatkan poin dengan cara menjatuhkan bola di lapangan lawan, tanpa bisa dikembalikan lagi oleh lawan.

Dalam permainan tenis lapangan, poin yang dicetak tidak ditulis dalam bentuk 1, 2, 3, dan seterusnya, melainkan seperti berikut:

  • 1 poin = 15.
  • 2 poin = 30.
  • 3 poin = 40.

Apabila pemain sudah mendapatkan poin 40, kemudian berhasil mencetak poin lagi, maka ia berhak mendapatkan 1 angka untuk game tersebut.

Nah, pemain yang terlebih dahulu berhasil memenangkan 6 games dengan selisih unggulnya minimal 2 games (6-2), maka dialah pemenang dalam set tersebut.

Bagaimana jika hasilnya seri? 

Apabila kedua pemain atau tim sama-sama mendapatkan poin 40, maka diberlakukan deuce, yang mengharuskan pemain mencetak poin lagi sampai 2 kali berturut-turut untuk mencapai selisih unggul 2 poin dari lawan.

Namun, jika akhirnya kedua pihak sama-sama mendapatkan skor 6 (6-6), maka diberlakukan tie break, yaitu pemain mencetak poin tidak lagi dalam bentuk 15, 30, dan 40, melainkan 1, 2, 3, dan seterusnya.

Pemain yang berhasil memperoleh skor 7 duluan dengan selisih unggul minimal 2 dari lawan, dialah yang akan memenangkan pertandingan tersebut, dan skor set tercatat sebagai 7-6.

 

--- Related Article ---

 

Referensi:

  • Harrot Sport (2020). Tennis Court Dimensions & Size.
  • ITF (2019). History of Tennis Courts.
  • Neilson Active Holidays. Types of Tennis Courts.
  • Olympics. Everything you need to know about tennis courts.
  • Tennis Companion. Tennis Racquet Head Size & Length.
  • USTA. Scoring Points & Tennis Sets.
  • USCTA Court Tennis. Introduction to Court Tennis.
  • Wikipedia. Tennis Court.
Tags:
#sfidn  #tenis lapangan  #tenis lapangan adalah  #teknik dasar tenis lapangan  #jumlah pemain tenis lapangan  #ukuran lapangan tenis lapangan  #sejarah tenis lapangan di indonesia  #peraturan tenis lapangan  #sejarah tenis lapangan  #sistem pertandingan tenis lapangan 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article