sfidn - Kardio vs HIIT, Mana yang Efektif Menurunkan Berat Badan?

Kardio vs HIIT, Mana yang Efektif Menurunkan Berat Badan?

sfidn.com – Sebagian orang ingin menurunkan berat badan untuk memperbaiki penampilan, sebagian lainnya ingin meningkatkan kesehatan. Salah satu cara terampuh untuk mencapainya adalah dengan berolahraga. Misalnya dengan melakukan kardio atau pun HIIT.

Namun, di antara kardio dan High-Intensity Interval Training (HIIT), olahraga mana yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan? Temukan jawabannya berikut ini.

 

Efektivitas Kardio untuk Membakar Lemak

Kardio adalah olahraga yang cukup populer di antara orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. Jogging, lompat tali, angkat beban, atau bersepeda dengan intensitas moderat adalah contoh dari beberapa jenis kardio yang paling sering dilakukan.

Prinsip utama dari kardio adalah meningkatkan detak jantung dan napas agar pembakaran lemak semakin meningkat. 

Lemak yang dibakar oleh tubuh akan dipecah menjadi asam lemak dan diubah menjadi energi setelah disatukan dengan oksigen yang dihirup selama olahraga. Dengan begitu, massa lemak akan berkurang dan berat badan bisa turun.

Meski kardio terbukti efektif dalam menurunkan berat badan tetapi banyak ahli yang berpendapat jika metode ini masih belum cukup efisien.

Salah satu kelemahan dari kardio, yaitu proses pembakaran lemak yang baru terjadi setelah Anda berolahraga selama 40-60 menit.

Oleh karena itu, orang-orang yang memiliki jadwal yang padat atau terbatas, mungkin sulit untuk melihat hasil yang signifikan.

Selain itu, proses  pembakaran lemak juga hanya terjadi saat Anda melakukan kardio dan tidak berlanjut ketika Anda berhenti olahraga.

 

Baca Juga:

Apa Itu Protein dan Fungsinya Bagi Tubuh Manusia?

 

Efektivitas HIIT untuk Membakar Lemak

HIIT telah muncul sebagai alternatif yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan. Metode ini melibatkan serangkaian latihan interval dengan intensitas tinggi yang diikuti oleh periode istirahat singkat atau intensitas rendah. 

Contohnya, Anda melakukan sprint selama 60 detik, lalu menurunkan intensitasnya selama 40-60 detik, kemudian mengambil istirahat aktif dengan berjalan selama 30-60 detik. Setelah itu, mengulangi pola yang sama hingga durasi latihan mencapai 10-20 menit.

Dikarenakan intensitas latihannya yang tinggi, Anda bisa mendapatkan manfaat yang sama bahkan lebih baik dibandingkan dengan kardio biasa. 

Fakta lainnya tentang HIIT, yaitu tubuh masih akan membakar kalori bahkan 24-48 jam setelah Anda berolahraga. Ini karena HITT akan meningkatkan “afterburn effect” atau “Excess Post-exercise Oxygen Consumption (EPOC)” sebagai respons terhadap latihan yang berintensitas tinggi.

Meski begitu, pembakaran kalori setelah latihan HIIT bisa bervariasi tergantung pada intensitas latihan, durasi latihan, dan tingkat kebugaran.

Dengan melakukan HIIT secara teratur, Anda dapat meningkatkan metabolisme basal jangka panjang yang berkontribusi pada pembakaran kalori yang lebih tinggi.

 

Kesimpulan

Jadi, apakah benar jika HIIT lebih efektif dalam menurunkan berat badan dibandingkan dengan kardio? Jawabannya adalah benar.
Beberapa studi menegaskan bahwa HIIT cenderung lebih efektif dalam membakar lemak dan meningkatkan kebugaran kardiovaskular dibandingkan dengan kardio biasa.

Intensitas yang tinggi dalam HIIT akan memicu pembakaran kalori yang lebih besar selama dan setelah latihan. Ini akan menghasilkan penurunan berat badan yang lebih cepat dalam waktu yang lebih singkat.

Pada akhirnya, baik itu kardio atau pun HIIT, keduanya memiliki manfaatnya masing-masing dalam menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Anda harus memilih metode yang sesuai dengan gaya hidup, preferensi, dan tujuan pribadi.

Jika Anda memiliki waktu yang terbatas namun ingin hasil yang cepat dan efektif maka HIIT mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. 

Namun, jika Anda ingin menikmati latihan atau cenderung tidak suka dengan olahraga yang terlalu melelahkan maka kardio menjadi pilihan yang  lebih baik.
 

--- Related Article ---

 


 
Tags:
#kardio  #HIIT 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article