sfidn - Meluruskan Berbagai Mitos Pengonsumsian Whey Protein pada Wanita

Meluruskan Berbagai Mitos Pengonsumsian Whey Protein pada Wanita

sfidn.com – Pengonsumsian whey protein sangat identik dengan para pria yang hendak membentuk dan meningkatkan massa otot sehingga ketika ada wanita yang ingin meminumnya, muncul berbagai mitos yang mematahkan niat tersebut. 

Mitos pengonsumsian whey protein pada wanita sering kali merujuk pada hal-hal yang negatif tanpa alasan yang jelas. 

Hingga pada akhirnya, banyak wanita yang percaya dengan hal tersebut dan menjadi ragu untuk mengonsumsi whey protein. Padahal, manfaat pengonsumsian suplemen tersebut sangat besar. 

Maka dari itu, kami akan mencoba meluruskan empat mitos terkait pengonsumsian whey protein pada wanita dan seperti apa fakta yang sebenarnya. Berikut informasinya untuk Anda. 

 

Bcaca Juga:

5 Mitos Terpopuler Seputar Olahraga, Fakta atau Fiksi Belaka

 

Mitos 1: Asupan Protein Tinggi Meningkatkan Testosteron pada Wanita

Testosteron merupakan hormon yang mendorong perkembangan otot manusia. Kadar testosteron pada pria sekitar 0,95-4,3 pg/dl sedangkan pada wanita ada di angka 0,7-3,6 pg/dl. 

Asupan protein tinggi pada wanita umumnya tidak akan menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam kadar testosteron. Bahkan, jumlah protein yang lebih tinggi di dalam tubuh akan menurunkan kadar testosteron. 

Protein adalah nutrisi penting yang diperlukan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan tetapi tidak memiliki efek langsung terhadap hormon seks seperti testosteron. 

Konsumsi protein yang seimbang dapat mendukung kesehatan dan fungsi tubuh tanpa memengaruhi kadar hormon secara negatif.

Selain itu, wanita tidak memiliki homon seperti pria yang akan membuat ototnya sangat besar. Apalagi, jika Anda tidak melakukan latihan beban yang intens. 

 

Mitos 2: Whey Protein Hanya Dibutuhkan oleh Wanita yang Rutin Berolahraga

Klaim ini juga adalah mitos yang salah. Whey protein adalah sumber protein berkualitas tinggi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian, terlepas dari apakah seseorang rutin berolahraga atau tidak. 

Protein menjadi nutrisi yang penting untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh, seperti pertumbuhan jaringan, sistem imun, dan metabolisme. 

Oleh karena itu, wanita yang tidak berolahraga secara rutin pun dapat mendapatkan manfaat dari whey protein untuk memenuhi asupan protein harian.

 

--- Related Article ---

 

Mitos 3: Whey Protein Menyebabkan Masalah pada Ginjal

Mitos ini perlu disanggah jika seseorang memiliki ginjal yang sehat. Mengonsumsi whey protein dalam batas yang direkomendasikan, umumnya tidak akan memperburuk organ dalam manusia. 

Namun, bagi individu yang memiliki masalah ginjal atau penyakit ginjal tertentu memang tidak direkomendasikan untuk mengonsumsi makanan atau minuman kaya protein. 

Lebih baik jika individu tersebut berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen protein. 

Sangat penting untuk memperhatikan asupan cairan yang cukup, terlebih saat mengonsumsi protein dalam jumlah tinggi karena ginjal akan bekerja lebih keras.

 

Mitos 4: Whey Protein Membuat Gemuk karena Berat Badan Meningkat

Whey protein tidak menyebabkan peningkatan berat badan secara langsung. Kegemukan terjadi ketika asupan kalori secara keseluruhan melebihi pengeluaran kalori. 

Jika Anda mengonsumsi whey protein disertai dengan makanan lain yang memiliki kalori tinggi maka tentu saja berat badan akan bertambah.

Sebaliknya, whey protein dapat membantu Anda memanajemen berat badan karena mampu memberikan rasa kenyang yang lebih lama serta mempertahankan massa otot agar mampu membakar kalori dengan lebih banyak dan cepat.  

 

Penting untuk mendapatkan informasi yang akurat dan berbasis bukti saat menemukan berbagai mitos terkait pengonsumsian whey protein pada wanita. 

Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan mengenai konsumsi whey protein atau suplemen lainnya, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan atau ahli gizi yang berkualifikasi.***

 

Referensi: 
https://us.myprotein.com/ 
 


 
Tags:
#protein  #Whey Protein 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article