sfidn - Osteoporosis dan Osteomalasia Tidak Sama, Begini Perbedaan Keduanya

Osteoporosis dan Osteomalasia Tidak Sama, Begini Perbedaan Keduanya

sfidn.com – Meski merujuk pada kondisi tulang yang tidak normal namun osteoporosis dan osteomalasia itu tidak sama. Ada banyak perbedaan di antara keduanya. 

Osteoporosis adalah kondisi medis yang ditandai dengan penurunan kepadatan tulang sehingga menyebabkan kerapuhan. Sedangkan osteomalasia adalah kondisi medis yang ditandai oleh pelunakan tulang akibat kekurangan vitamin D. 

Itu hanya sedikit dari sekian banyak perbedaan osteoporosis dan osteomalasia yang harus Anda ketahui agar nantinya tidak salah mendiagnosis kondisi medis yang berhubungan dengan tulang. 

Untuk mengenal dan memahami lebih jauh terkait perbedaan osteoporosis dan osteomalasia, simak informasi selengkapnya berikut ini. 

 

Apa yang Dimaksud dengan Osteoporosis?

Osteoporosis adalah suatu penyakit yang terjadi ketika tulang-tulang dalam tubuh kehilangan kepadatan dan kualitasnya. 

Tulang normal seharusnya keras dan kuat tetapi pada orang yang mengalami osteoporosis, tulang-tulang tersebut menjadi lebih tipis dan porus (berongga). 

Kondisi inilah yang membuat seseorang lebih rentan mengalami patah tulang atau keretakan bahkan dengan tekanan ringan atau cedera yang seharusnya tidak berbahaya.

Kondisi ini sering kali tidak menimbulkan gejala pada awalnya, sehingga sering disebut sebagai "pencuri tulang" karena kerusakan terjadi tanpa disadari.

 

Apa yang Dimaksud dengan Osteomalasia?

Osteomalasia adalah kondisi medis yang terjadi ketika tulang tidak dapat mengeras seperti seharusnya karena kekurangan mineral penting, terutama kalsium dan fosfor. Kondisi ini dapat menyebabkan tulang menjadi lembek, rapuh, mudah patah, atau pun deformitas. 

Deformitas sendiri merupakan perubahan bentuk, struktur, atau penampilan alami atau patologis yang tidak normal pada bagian tubuh tertentu.

Osteomalasia biasanya terjadi akibat kekurangan vitamin D, yang merupakan vitamin yang penting untuk penyerapan kalsium dan fosfor dalam usus.

 

--- Related Article ---

 

Memahami Perbedaan antara Osteoporosis dan Osteomalasia

Osteoporosis dan osteomalasia sama-sama memengaruhi jaringan tulang dan pembentukan tulang manusia. 

Namun, perbedaan karakteristik yang paling mudah untuk dikenali, yaitu osteoporosis mengacu pada hilangnya kepadatan tulang sedangkan osteomalasia mengacu pada pelunakan tulang. 

Kami akan membedah perbedaan osteoporosis dan osteomalasia berdasarkan penyebab, karakteristik, gejala dan pengobatannya dengan lebih detail di bawah ini. 

 

Osteoporosis

1) Penyebab Osteoporosis

Penyebab utama osteoporosis adalah faktor penuaan dan penurunan hormon estrogen pada wanita setelah menopause. 

Faktor lain yang turut berkontribusi memunculkan kondisi ini adalah kurangnya kalsium dan vitamin D dalam tubuh seseorang. 

 

2) Karakteristik Osteoporosis

Pada penderita osteoporosis, tulang menjadi rapuh dan kehilangan kepadatannya sehingga meningkatkan risiko patah terutama pada tulang pinggul, tulang belakang (vertebra), dan pergelangan tangan.

 

3) Gejala Osteoporosis

Osteoporosis seringkali tidak menimbulkan gejala hingga terjadi patah tulang yang mencolok. Pada beberapa kasus, punggung bisa terlihat bungkuk, punggung terasa nyeri, dan adanya penurunan tinggi badan. 

 

4) Pengobatan Osteoporosis

Pengobatan osteoporosis biasanya melibatkan suplemen kalsium dan vitamin D, obat-obatan untuk meningkatkan kepadatan tulang, serta perubahan gaya hidup seperti olahraga teratur dan diet sehat.

 

Osteomalasia

1) Penyebab Osteomalasia

Osteomalasia adalah kondisi di mana tulang menjadi lemah dan lunak karena kekurangan vitamin D atau masalah dalam penyerapan vitamin D oleh tubuh. 

Kekurangan vitamin D ini bisa disebabkan oleh diet ketat yang membuat seseorang kurang mengonsumsi makanan bervitamin D, paparan matahari yang tidak mencukupi, atau masalah dalam penyerapan vitamin D oleh usus.

 

2) Karakteristik Osteomalasia

Pada osteomalasia, tulang tidak mengalami kerapuhan atau kehilangan kepadatan yang signifikan seperti osteoporosis. 

Sebaliknya, tulang cenderung menjadi lembek dan bengkok yang dapat mengakibatkan deformitas dan rasa sakit.

 

3) Gejala Osteomalasia

Gejala osteomalasia termasuk rasa sakit pada tulang dan otot, kelemahan otot, serta kesulitan berjalan. Penderita juga bisa mengalami deformitas tulang, seperti kaki bengkok (bowing).

 

4) Pengobatan Osteomalasia

Pengobatan osteomalasia akan melibatkan suplemen vitamin D dan kalsium serta perbaikan asupan vitamin D dan kecukupan paparan sinar matahari. 

 

Baik itu osteoporosis atau pun osteomalasia, keduanya adalah penyakit atau kelainan tulang yang harus kita cegah dan obati sebelum menjadi lebih parah atau pun berubah menjadi komplikasi yang serius. 

Konsultasikan dengan dokter apabila Anda merasakan ada perubahan pada tulang. Jangan lupa untuk rutin mengonsumsi vitamin D melalui makanan atau pun suplemen serta melalui paparan sinar matahari

secara langsung untuk mencegah berbagai penyakit tulang. ***

 

 

Referensi: 
www.medicalnewstoday.com 
www.msdmanuals.com 
 


 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article