8 Tips Ampuh Menghilangkan Bau Mulut saat Puasa

sfidn.com - Bulan Ramadan adalah saatnya umat muslim menjalani ibadah puasa dan mendisiplinkan diri selama satu bulan penuh. Namun, hal ini dapat menyebabkan mulut kering, yang biasanya memicu bau mulut saat puasa. Jika Anda bertanya-tanya mengapa ini bisa terjadi dan bagaimana menjaga napas Anda tetap segar selama Ramadan, berikut penjelasan dan tips lengkapnya.

Penyebab bau mulut saat puasa

Bukan hal yang baru lagi bagi orang yang sedang berpuasa memiliki bau mulut yang kurang mengenakkan. 

Ini disebabkan oleh aliran air liur yang berkurang, sementara air liur berperan penting dalam melindungi mulut dan mengurangi pertumbuhan bakteri. Akibatnya, Anda memiliki perlindungan yang lebih sedikit terhadap bakteri. 

Bakteri pun menghasilkan gas yang mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga menimbulkan bau mulut. Ini dapat memengaruhi produktivitas, kepercayaan diri, dan cara Anda berinteraksi dengan orang lain.

Selain mulut kering, bau mulut atau dalam istilah medisnya halitosis, juga bisa muncul karena faktor lain, seperti:

  • Kebersihan mulut yang buruk, termasuk jarang menyikat gigi dan membersihkan lidah, serta pembersihan gigi palsu yang tidak benar.
  • Masalah pada gigi dan mulut, termasuk infeksi jamur pada mulut, gigi berlubang, dan gingivitis (penyakit gusi).
  • Penyakit tertentu, seperti infeksi saluran pernapasan, penyakit asam lambung tinggi (GERD), diabetes, masalah hati, atau penyakit ginjal.
  • Peralatan gigi yang tidak terpasang dengan benar.
  • Merokok dan mengonsumsi alkohol.
  • Mengonsumsi beberapa makanan yang dapat memperparah bau mulut saat puasa, seperti bawang merah, bawang putih, dan beberapa jenis rempah-rempah.

Tips menghilangkan bau mulut saat puasa

Berikut ini beberapa tips ampuh untuk mengatasi bau mulut saat puasa:

  1. Terapkan kebersihan mulut yang sangat baik untuk menghilangkan plak secara efisien, seperti:
    • Sikat gigi selama 2-3 menit sebelum tidur di malam hari dan setelah sahur.
    • Sikat gigi menggunakan pasta gigi berfluoride dan sikat gigi berbulu lembut, yang sebaiknya diganti setiap 3-4 bulan atau lebih cepat jika sudah usang.
    • Gunakan alat bantu interdental, seperti benang gigi (flossing) dan sikat interdental setiap hari untuk membersihkan area gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.
    • Gunakan pengikis lidah untuk membantu membersihkan lidah dan menjaga mulut tetap sehat.
    • Anda juga dapat menggunakan obat kumur bebas alkohol.
    • Bersihkan gigi palsu atau peralatan gigi secara menyeluruh, setidaknya sekali sehari atau sesuai saran dari dokter gigi Anda. 
    • Sikat gigi paling tidak sekali dalam sehari, lebih baik lagi dua kali dalam sehari.
  2. Konsumsi banyak buah dan sayuran selama jam-jam tidak berpuasa, karena dapat meningkatkan produksi air liur dan menekan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.
  3. Batasi konsumsi makanan berlemak, asin, manis, dan lengket setelah berbuka. Kandungan gulanya yang tinggi dapat merangsang pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut, sedangkan kandungan lemak dan garam yang tinggi dapat memicu dehidrasi.
  4. Kurangi makanan yang menyebabkan bau mulut, seperti bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah saat berbuka puasa.
  5. Kurangi minuman diuretik, seperti teh, kopi, soda, dan semua minuman berkafein lainnya.
  6. Jangan merokok.
  7. Minumlah setidaknya 2-3 liter air sehari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan membantu membersihkan partikel makanan.
  8. Bilas mulut Anda dengan air selama jam puasa tanpa menelannya.

Tips tambahan mengatasi bau mulut

Dilansir dari Dental Studio, penting untuk menunggu setengah sampai satu jam setelah berbuka puasa sebelum Anda menyikat gigi. 

Tujuannya untuk memberikan kesempatan pada air liur agar membersihkan partikel makanan yang tersisa di mulut secara alami.

Ini juga untuk mengembalikan pH mulut ke tingkat yang normal, sehingga mencegah makanan yang bersifat asam merusak email gigi saat kondisinya melemah.

Terakhir, penting juga untuk Anda mengunjungi dokter gigi Anda secara teratur untuk mendapatkan rencana perawatan gigi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik Anda.

Intinya, merawat gigi dan gusi selama Ramadan tidak boleh diremehkan. Selain mengikuti praktik kebersihan mulut di atas untuk menghilangkan bau mulut saat puasa, pastikan juga Anda tidak melewatkan rencana perawatan gigi dan mulut Anda di luar bulan Ramadan. 

--- Related Article ---

 

Referensi:

  • Dental Studi (2021). How Do We Keep Our Breath Fresh While Fasting?
  • Dr. Michael’s Dental Clinic (2022). How Do You Keep Your Mouth Fresh During Ramadan?
  • Mayo Clinic (2018). Bad Breath.
  • The National News (2022). Ramadan 2021: How to Avoid Bad Breath When Fasting During The Holy Month.
  • WebMD (2012). What You Can Do About Bad Breath.
Tags:
#bau mulut  #bau mulut saat puasa  #cara menghilangkan bau mulut  #menghilangkan bau mulut  #sfidn  #cara mengatasi bau mulut 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article