Olahraga Pickleball 101: Pengertian, Aturan, dan Cara Bermain

sfidn.com - Tahukah Anda? Ada olahraga yang menggabungkan antara unsur pingpong, tenis, dan bulu tangkis, yang disebut juga dengan pickleball. Olahraga ini dapat dimainkan di lapangan, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Awalnya, olahraga ini dikembangkan di Amerika Serikat sebagai permainan anak-anak di halaman belakang rumah. Lambat laun, banyak orang menikmatinya sebagai salah satu aktivitas yang menyenangkan untuk membakar kalori. Bahkan, permainan ini juga tersedia untuk mereka yang menggunakan kursi roda. 

Di Indonesia sendiri, pickleball telah diperkenalkan oleh Jeff Van Der Hulst, ambassador International Federation Pickleball (IFP) yang datang ke Fakutas Ilmu Keolahragaan (FIO), Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada tanggal 14 April 2019.

Melalui artikel ini, Anda akan tahu lebih banyak tentang olahraga permainan yang disenangi oleh banyak orang di seluruh dunia ini.

Pengertian pickleball

Pickleball adalah olahraga yang menggabungkan unsur tenis, pingpong, dan bulu tangkis. Olahraga ini ditemukan pada tahun 1965 oleh tiga orang ayah – yang merupakan penduduk Bainbridge Island, Washington. 

Mereka mengembangkan pickleball sebagai permainan di halaman belakang rumah untuk menghibur anak-anaknya yang bosan dengan kegiatan lain. Olahraga ini pun terus berkembang selama bertahun-tahun. 

Hingga tahun 1976, permainan unik ini diakui oleh majalah Tenis dan sekarang, tersedia turnamen dan organisasinya yang berlokasi di seluruh dunia. Bahkan, pickleball sudah menjadi bagian dari kegiatan umum dalam program pendidikan jasmani sekolah.

Pickleball paling sering dimainkan sebagai olahraga ganda, yaitu melibatkan dua tim dengan masing-masing dua orang. Namun, juga bisa dimainkan sebagai olahraga tunggal, yaitu satu lawan satu. 

Perlengkapan dan pakaian

Pada dasarnya, Anda tidak perlu memakai pakaian khusus untuk bisa bermain pickleball. Namun terkadang, adanya perubahan iklim dan kondisi tempat Anda bermain (di dalam atau di luar ruangan) menuntut Anda untuk memakai pakaian pickleball yang nyaman. Misalnya, celana pendek, skort (rok celana), atau celana yang menyerap kelembapan dapat dikenakan dengan tank top atau t-shirt dan jaket. 

Jika Anda bermain di luar ruangan, Anda mungkin juga memerlukan kacamata olahraga untuk melindungi mata Anda dari sinar matahari.

Anda pun sebaiknya menggunakan sepatu ramah lapangan untuk memberikan dukungan lateral, seperti sepatu tenis. Sepatu yang dirancang untuk berjalan atau berlari umumnya tidak memberikan dukungan sisi-ke-sisi yang dibutuhkan dalam permainan pickleball.

Selain itu, Anda juga harus menemukan jenis lapangan, bola, raket, dan jaring yang tepat. Jika Anda pemula dalam olahraga ini, Anda bisa bermain dengan persediaan yang dimiliki atau disewa di toko peralatan olahraga setempat. 

Asosiasi Pickleball AS (USAPA) juga memberikan pedoman untuk lapangan, jaring, dayung, dan bola pickleball yang disetujui, yaitu:

1. Lapangan dan jaring.

Ukuran lapangan pickleball lebih kecil dari lapangan tenis dan paling mirip dengan lapangan bulu tangkis ganda. Bentuknya persegi panjang berukuran 20 kaki kali 44 kaki. 

Sementara itu, ukuran jaring setidaknya 21 kaki dan 9 inci dan tingginya minimal 30 inci. Jaring harus terbuat dari kain jala dengan pita putih yang mengikat di bagian atas. Posisi jaring berada di tengah lapangan, dengan zona non-volley sepanjang 7 kaki di kedua sisi jaring. Area di belakang zona non-volley dibagi menjadi dua, yaitu area service kanan dan kiri.

Anda tidak harus menggunakan lapangan pickleball khusus jika tidak memungkinkan. Cukup menggunakan lapangan tenis atau ruangan lainnya dan menandai garis dengan kapur atau selotip berwarna sebagai batas lapangan. 

Berikut ilustrasi lapangan yang telah disetujui oleh organisasi pickleball resmi di USA:

Sumber: USA Pickleball

2. Bola.

Meski tersedia dalam berbagai jenis, umumnya bola pickleball terlihat seperti bola whiffle, dibuat dari plastik dan memiliki lubang dengan berbagai ukuran di permukan mulusnya. Bola ini juga tersedia dalam berbagai warna, seperti kuning, hitam, biru, atau lainnya.

Bola untuk aktivitas di luar ruangan biasanya lebih berat, lebih keras, lebih halus, dan lebih banyak lubang (sekitar 40 lubang), sehingga lebih cepat mencapai dayung. Sementara itu, bola dalam ruangan biasanya lebih ringan, lebih lembut, dan lebih sedikit lubang (sekitar 26 lubang). 

3. Dayung (paddles).

Sumber: USA Pickleball

Dayung (paddles) atau raket pickleball mirip seperti dayung pingpong. Awalnya, dayung ini terbuat dari kayu lapis. Namun, seiring perkembangan teknologi, dayung pickleball pun dapat dibuat dari berbagai bahan, termasuk kayu, polimer, atau aluminium. Permukaan dayung juga dapat dibuat dari serat karbon, fiberglass, atau grafit.

Jika Anda ingin menemukan dayung yang terbaik untuk Anda, gunakan dayung yang sesuai dengan genggaman dan terasa nyaman di tangan Anda.

Dayung dengan berat sedang rata-rata memiliki berat 7,3-8,4 ons, tetapi ada juga dayung yang lebih berat atau lebih ringan dari ini.

Dayung yang lebih berat memerlukan lebih banyak tenaga, sedangkan dayung yang ringan memberikan lebih banyak kontrol saat bermain. Semuanya bergantung pada kebutuhan dan kenyamanan Anda. 

Cara bermain pickleball

Sumber: PlayPickleball.com

Seperti olahraga pingpong, bulu tangkis, dan tenis, tujuan pickleball adalah mencetak poin dengan cara melempar bola melewati net atau jaring, sehingga lawan tidak dapat mengembalikannya.

Anda juga dapat mencetak poin jika lawan melakukan pukulan voli di zona non-volley atau memukul bola melebihi batas. Pemain secara bergiliran melempar bola dan Anda hanya bisa mendapatkan poin jika Anda atau tim Anda sudah melakukan service.

Tim atau pemain pertama yang mencapai 11 poin dengan unggul 2 poin dari lawan akan memenangkan permainan. Jika Anda mencapai skor 11 tanpa keunggulan 2 poin, maka permainan berlanjut hingga salah satu pihak mencapainya. 

Misalnya, tim Anda mencetak skor 11, sedangkan tim lawan mencetak skor 10, maka permainan terus dilanjutkan hingga salah satunya unggul minimal 2 poin dari lawan. Permainan pickleball tidak pernah berakhir seri.

Berikut 5 aturan dasar dalam permainan pickleball:

  • Tidak memukul bola di luar batas.
  • Bola harus diservis dengan tangan dan di bawah garis pinggang.
  • Setelah servis, bola harus memantul sekali di sisi lawan sebelum kembali ke sisi Anda untuk diservis lagi. Ini dikenal juga sebagai aturan dua pantulan. Setelah bola dua kali memantul, pemain boleh melakukan pukulan voli.
  • Bola tidak bisa menyentuh zona non-volley saat melakukan servis.
  • Permainan berakhir pada 11, 15, atau 21 poin. Biasanya, permainan berakhir pada 11 poin, tetapi 15 dan 21 poin juga umum sebagai titik akhir permainan.

Manfaat olahraga pickleball

Seperti semua jenis latihan fisik, pickleball membantu Anda membakar kalori dan memelihara tubuh tetap bugar. Olahraga ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur, tingkat energi, dan menurunkan risiko penyakit tertentu, seperti radang sendi, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke.

Beberapa penelitian juga menyelidiki manfaat kesehatan spesifik dari olahraga pickleball, yaitu:

1. Membakar kalori.

Jumlah kalori yang dapat dibakar saat bermain permainan ini sangat bervariasi berdasarkan sejumlah faktor, termasuk usia dan intensitas Anda bermain.

Namun, berdasarkan perkiraan dengan olahraga lain (pingpong dan tenis), orang seberat 150 pon mungkin membakar antara 286-500 Kalori selama satu jam permainan pickleball.

2. Meningkatkan kesehatan kardiorespirasi.

Sebuah studi kecil yang diterbitkan dalam International Journal of Research in Exercise Physiology melibatkan hanya 15 pria dan wanita lebih tua yang diuji sebelum dan sesudah bermain pickleball.

Para peneliti menemukan bahwa peserta yang bermain pickleball tiga kali seminggu selama satu jam selama enam minggu menunjukkan peningkatan tekanan darah, kadar kolesterol, dan kebugaran kardiorespirasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan kelompok kontrol.

3. Meningkatkan kesejahteraan.

Studi kecil lainnya yang diterbitkan tahun 2017 membahas manfaat pickleball untuk orang dewasa yang lebih tua. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pickleball cocok untuk wanita yang lebih tua yang merasa kesepian atau membutuhkan lingkungan persahabatan melalui olahraga.

Olahraga ini juga direkomendasikan untuk orang dewasa yang lebih tua yang ingin menghabiskan masa pensiunnya secara produktif dan bermanfaat. Oleh sebab itu, peneliti menyimpulkan bahwa pickleball adalah salah satu olahraga yang berkontribusi pada kesejahteraan orang dewasa yang lebih tua.

--- Related Article ---

Kiat untuk pemula

Seperti halnya olahraga baru, penting untuk memastikan Anda dalam keadaan sehat sebelum memulai program aktivitas fisik. Jika Anda memiliki kondisi medis apa pun, baru pulih dari cedera, atau tidak banyak bergerak selama beberapa waktu, silahkan berkonsultasi dengan ahli kesehatan Anda sebelum mulai bermain.

Para ahli menyarankan Anda yang memiliki masalah muskuloskeletal (seperti osteoartritis parah) untuk berhati-hati saat bermain pickleball, mengingat ini adalah aktivitas yang dilakukan di permukaan yang keras dengan langkah yang cepat.

Anda juga tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli peralatan mahal saat ingin mencoba olahraga ini. Banyak organisasi lokal yang menyediakan peralatan dan tempat untuk disewakan sebagai lapangan.

Tips mencegah cedera

Seperti olahraga lainnya, cedera pickleball juga bisa terjadi. Sebuah studi menunjukkan bahwa kemungkinan besar cedera yang dapat terjadi adalah keseleo atau ketegangan pada ekstremitas bawah, diikuti dengan keseleo atau ketegangan pada ekstremitas atas, serta cedera pada batang tubuh dan punggung bawah. Selain itu, cedera juga dapat terjadi akibat jatuh setelah gerakan berputar secara tiba-tiba.

Nah, untuk mengurangi risiko cedera ini, pastikan Anda melakukan gerakan pemanasan sebelum memulai permainan, seperti berjalan cepat atau jogging setidaknya selama lima menit sebelum mulai. Plus, gerakan pendinginan setelah bermain.

Pastikan juga Anda memakai alas kaki atau sepatu dan pelindung mata yang tepat. Para ahli juga merekomendasikan latihan kardiovaskular secara teratur di luar pickleball untuk membantu mengurangi kelelahan akibat permainan ini.

 

Referensi:

Greiner N. 2019. Pickleball: Injury Considerations in an Increasingly Popular Sport. Mo Med. 116(6): 488-491.
J Ryu et al. 2017. Understanding Pickleball as a New Leisure Pursuit in Older Adults. Innovation in Aging. 1 (1): 1165.
Konten Pedia (2020). Mengenal Olahraga Pickleball, Mudah dan Menyenangkan.
NIH (2020). Real-Life Benefits of Exercise and Physical Activity.
Pickleball Indonesia (2021). Selamat Datang Pickleball di Indonesia.
Smith et al. 2018. The Acute and Chronic Physiological Responses to Pickleball in Middle-Aged and Older Adults. Int J Res Ex Phys. 13 (2): 21-32.
USA Pickleball. Do It Yourself Guidelines.
Very Well Fit (2021). How to Play Pickleball: Tips For Getting Started.
Wikipedia. Pickleball.

 

 

RELATED PRODUCT YOU MUST HAVE

 

Tags:
#pickleball  #pengertian pickleball  #cara bermain pickleball  #ukuran lapangan pickleball 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article