5 Manfaat Sepeda Statis untuk Tubuh, Jangan Lewatkan!

sfidn.com — Butuh berolahraga di dalam ruangan yang nyaman? Atau, cuaca terlalu ekstrem untuk bersepeda di luar? Olahraga sepeda statis bisa menjadi solusi terbaik bagi Anda, terutama para penggemar sepeda.

Nah, tahukah Anda manfaat apa saja yang ditawarkan oleh alat kebugaran yang satu ini?

Artikel berikut mengulas secara lengkap manfaat sepeda statis untuk kesehatan dan kebugaran tubuh Anda. So, stay tuned!

5 Manfaat Sepeda Statis untuk Tubuh, Jangan Lewatkan!

Beli Sekarang

 

Lebih dari sekadar hiburan masa kecil atau aksi ramah lingkungan, bersepeda adalah salah satu latihan serbaguna yang dapat disesuaikan dengan tingkat kesehatan, gaya hidup, dan tujuan kebugaran Anda.

Bersepeda dalam ruangan dengan sepeda stasioner, misalnya, bisa untuk kelas kelompok atau sendirian di rumah.

Berikut manfaat sepeda statis yang sayang sekali jika Anda lewatkan begitu saja:

1. Meningkatkan kebugaran jantung.

Menurut American Heart Association (AHA), bersepeda dengan intensitas sedang selama 150 menit setiap minggu dapat menjaga jantung Anda tetap sehat. 

Sementara itu, jika Anda bisa bersepeda dengan intensitas yang lebih tinggi, Anda cukup melakukannya selama 75 menit setiap minggu untuk memperoleh manfaat yang sama.

Tidak terkecuali olahraga sepeda statis, aktivitas bersepeda adalah cara terbaik untuk memompa jantung, meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh.

Pada gilirannya, manfaat sepeda statis ini menyehatkan tubuh Anda dengan beberapa cara, termasuk:

  • Meningkatkan fungsi otak dan memori.
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Memperbaiki kualitas tidur.
  • Mengontrol kadar gula darah.
  • Menguatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Meningkatkan suasana hati.
  • Mengurangi tingkat stres.
  • Tubuh jadi lebih berenergi.

2. Menurunkan berat badan.

Olahraga sepeda statis juga cocok untuk Anda yang sedang diet dan ingin menikmati latihan di dalam kamar Anda sendiri. 

Kalori yang terbakar bergantung pada intensitas latihan dan berat badan Anda, tetapi Anda bisa membakar lebih dari 600 kalori per jam dengan alat kebugaran ini. 

Bahkan, tubuh Anda tetap bisa membakar kalori meski sedang beristirahat – tentunya bergantung pada seberapa keras Anda bersepeda. 

Studi yang diterbitkan dalam Medicine and Science in Sports and Exercise menemukan bahwa 10 pria berusia 20-an dan 30-an dapat terus membakar kalori yang lebih banyak dari biasanya selama 14 jam, setelah mereka bersepeda dengan kecepatan menantang selama 45 menit.

Membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi (defisit kalori) adalah kunci untuk menurunkan berat badan yang sehat.

3. Ramah untuk persendian.

Tubuh bagian bawah, termasuk pinggul, lutut, pergelangan kaki, dan persendian lainnya, akan mengalami banyak tekanan ketika Anda berlari, jogging, melompat, dan latihan aerobik berdampak tinggi lainnya.

Lain halnya saat Anda bersepeda, dampak selama latihan aerobik di atas tidak akan Anda alami jika Anda berolahraga sepeda, termasuk sepeda stasioner. 

Latihan ini cenderung lebih mudah dan lembut untuk otot dan persendian Anda daripada latihan berdampak tinggi seperti lari dan skipping rope.

Jadi, ketika Anda tidak mampu melakukan latihan high impact, olahraga sepeda statis adalah alternatif yang bagus.

Tenang saja, dampak rendah tidak harus sama dengan intensitas rendah. Anda tetap bisa mencapai beberapa manfaat kebugaran yang ‘wah’ dengan mengayuh lebih keras, lebih cepat, dan juga lebih lama. 

4. Menguatkan dan mengencangkan otot.

Manfaat olahraga sepeda statis selanjutnya adalah dapat menambah kekuatan otot tubuh bagian bawah, terutama saat Anda menggunakan resistensi yang lebih tinggi.

Saat Anda mengayuh sepeda olahraga, Anda akan sangat bergantung pada paha depan dan belakang, otot betis, glutes, dan juga fleksor pinggul Anda.

Selain itu, mempertahankan postur yang baik membuat otot perut dan punggung Anda tetap aktif selama latihan.

Mau keuntungan yang lebih banyak? Gunakan sepeda dengan pegangan yang dapat digerakkan, bisa Anda tarik dan dorong saat Anda mengayuh dengan kaki.

Dengan begitu, Anda dapat melatih otot tubuh Anda secara menyeluruh.

5. Mood booster.

Melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara teratur selalu mendatangkan manfaat yang baik untuk kesehatan dan kebugaran Anda. 

Termasuk bersepeda dalam ruangan, ini telah dikaitkan dengan pengurangan tingkat stres dan kecemasan, menurut sebuah tinjauan yang terbit dalam Current Psychiatry Reports.

Selain meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak, olahraga sepeda statis juga membantu menurunkan kadar kortisol yang cenderung meningkat pada orang-orang dengan depresi berat.

Kabar baiknya lagi, tidak perlu berlama-lama, Anda bisa memperoleh manfaat ini dengan hanya mengendarainya selama 20 menit. Luar biasa, bukan?

Tips: lakukan olahraga ini sambil menonton acara TV kesukaan untuk menambah semangat daripada hanya sendirian.

Kesimpulan

Inilah sederet manfaat sepeda statis yang bisa Anda peroleh untuk tubuh yang lebih sehat dan bugar sepanjang hari.

Untungnya lagi, alat kebugaran ini mudah digunakan, dapat disesuaikan dengan tinggi badan, bisa untuk siapa saja, termasuk lansia, dan yang terpenting, siap digunakan kapan saja, tidak bergantung dengan cuaca di luar.

Selamat mencoba!

 

--- Related Article ---

 

Referensi:

  • Healthline (2019). 9 Benefits of the Exercise Bike You Should Care About.
  • Healthline (2019). 7 Great Benefits of a Stationary Bike Workout.
  • Ida et al. 2013. A clinical study of the efficacy of a single session of individual exercise for depressive patients, assessed by the change in saliva free cortisol level. Biopsychosoc Med. 7 (1): 18.
  • Kandola et al. 2018. Moving to beat anxiety: epidemiology and therapeutic issues with physical activity for anxiety. Curr Psychiatry Rep. 20 (8): 63.
  • Knab et al. 2011. A 45-minute vigorous exercise bout increases metabolic rate for 14 hours. Medicine & Science in Sports & Exercise. 43 (9): 1643-1648.
  • Livestrong.com. (2021). The 8 Greatest Benefits of Stationary Bike Workouts.
  • PennState PRO Wellness (2021). 7 Great Benefits of a Stationary Bike Workout.
  • Prevention (2022). Is a Stationary Bike Good Exercise? 5 Reasons Why You Should Consider Indoor Cycling.
  • Rendi et al. 2008. Acute psychological benefits of aerobic exercise: a field study into the effects of exercise characteristics. Psychol Health Med. 13 (2): 180-4.
  • Self (2021). 10 Benefits of Cycling That’ll Make You Want to Hop on a Bike.
Tags:
#sepeda statis  #sfidn  #sepeda  #manfaat sepeda statis  #olahraga sepeda statis  #manfaat olahraga sepeda statis  #manfaat naik sepeda statis  #manfaat dari sepeda statis  #manfaat olahraga sepeda statis setiap hari  #manfaat sepeda statis untuk diet  #manfaat sepeda statis untuk perut  #sepeda statis 1 jam berapa kalori  #manfaat sepeda statis untuk paha  #latihan kardio sepeda statis  #sepeda stasioner  #stationary bike 
0 Comment
Leave Your Comment

Latest Article

SFIDN Forum
Kandungan Nutrisi Ikan Air Tawar VS Ikan Air laut

April 26, 2019

Posted By: FM.Ibnu Ismail

2 Pelajaran Penting yang Bisa Dicuri dari Para Binaragwan

March 28, 2019

Posted By: FM.Ibnu Ismail